BOJONEGORO – Keluarga Ainur Rohma (31), ibu dua anak asal Desa Pasinan RT 17 RW 09, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, mengaku terkejut setelah video yang menampilkan Ainur bersama dua anaknya viral di media sosial saat berada di rumah Purnomo di Lamongan. Pasalnya, sebelum kejadian tersebut, Ainur hanya berpamitan kepada ibunya dengan alasan ingin menenangkan diri.
Keterangan itu disampaikan pihak keluarga Ainur Rohma yang enggan disebutkan namanya. Ia menegaskan, Ainur Rohma telah bekerja di Malaysia selama sekitar tujuh tahun, namun tidak memberikan hasil berarti bagi keluarganya. Hingga kini, Ainur Rohma juga belum bercerai dan masih memiliki suami sah.
“Kami kaget videonya viral. Sebelumnya dia pamit ke ibunya mau ke rumah Pak Purnomo, dikira mau ke rumah temannya. Waktu ditanya mau apa, dia bilang ingin menenangkan diri,” ujar perwakilan keluarga.
Keluarga juga menyebut Ainur Rohma kerap memiliki utang pribadi tanpa sepengetahuan keluarga. Bahkan kepada orang tuanya sendiri, ia dinilai jarang bersikap jujur.
“Sering ngutang plecit untuk dirinya sendiri, sama orang tuanya saja jarang jujur,” tambahnya.
Sementara itu, Camat Baureno, Dery Aprilian, memastikan bahwa Ainur Rohma bersama kedua anak balitanya telah dijemput pihak keluarga dan kini sudah kembali ke rumah.
“Alhamdulillah Jumat malam sudah pulang ke rumah setelah dijemput oleh perwakilan keluarga. Tadi malam saya langsung koordinasi dengan beberapa pihak, baik desa maupun keluarga. Sekitar jam 11 malam sudah bertemu keluarganya,” ujar Dery Aprilian kepada suarasatu.com, Sabtu (10/1/2026).
Dery menjelaskan, Ainur Rohma mendatangi Lamongan pada Jumat siang (9/1/2026) dan pada malam harinya langsung dijemput pihak keluarga setelah video tersebut ramai diperbincangkan di media sosial.
Ia juga menuturkan bahwa keluarga Ainur Rohma tergolong mampu secara ekonomi sehingga tidak tercatat dalam Data Kemiskinan Daerah (Damisda) Kabupaten Bojonegoro.
“Dari keluarga mampu, jadi tidak terdaftar di Damisda,” jelasnya.
Sebelumnya, Ainur Rohma mengaku pernah bekerja di Malaysia dan menikah secara siri hingga dikaruniai dua anak perempuan yang saat ini masih balita. Ia menyampaikan kepulangannya ke Bojonegoro dipicu kondisi salah satu anaknya yang menderita katarak dan membutuhkan pengobatan.
“Anak saya sakit katarak dan harus berobat, makanya saya pulang ke Bojonegoro,” ucap Ainur Rohma.
Ia juga mengaku terlilit utang sekitar Rp7 juta untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan. Ainur Rohma mengaku berniat menitipkan kedua anaknya lantaran ingin kembali bekerja demi melunasi utang dan mencukupi kebutuhan keluarga. (ar/sam)
1 Komentar