BOJONEGORO – Kecelakaan hebat yang melibatkan sebuah mobil keluarga dan truk angkutan barang kembali mengguncang jalur maut Bojonegoro-Padangan, tepatnya di Desa Ngraho, Kecamatan Gayam, pada Kamis (2/4/2026) siang.
Insiden adu banteng ini mengakibatkan lima orang harus dilarikan ke rumah sakit dan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.
Peristiwa bermula saat mobil Toyota Rush bernopol S 1451 CG yang dikemudikan oleh Ahmad Fardhi (66) melaju dari arah Padangan ke Bojonegoro.Di dalam mobil tersebut, Ahmad membawa lima orang penumpang yang mayoritas adalah kerabatnya yang pulang dari Blora Jawa Tengah.
Sesampainya di lokasi kejadian, Ahmad diduga berusaha mendahului kendaraan di depannya. Namun nahas, ia mengambil haluan terlalu ke kanan tepat saat sebuah Truk bernopol AG 8823 RM yang dikemudikan Khoirul Anwar muncul dari arah berlawanan.
" Jaraknya sudah terlalu dekat. Pengemudi Rush berusaha mendahului tapi tidak sempat kembali ke jalurnya, sehingga tabrakan depan-lawan-depan tidak terelakkan," ungkap Ipda Septian. Kamis (2/4/2026).
Benturan keras tersebut menyebabkan bagian depan kedua kendaraan ringsek parah. Warga sekitar yang mendengar suara dentuman langsung berlarian menuju lokasi untuk mengevakuasi para korban.

Dari total tujuh orang yang terlibat, lima di antaranya mengalami luka-luka salah satunya Asyhariyatun (81), penumpang lansia di dalam mobil Rush yang turut menjadi korban luka akibat guncangan hebat saat tabrakan terjadi.
Selain itu, dua penumpang muda, Zulfa (11) dan Kamila (21), dilaporkan dalam kondisi selamat namun mengalami trauma berat atas kejadian tersebut.
"Seluruh korban luka kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Padangan." Imbuh Septian.
Pihak Satlantas Polres Bojonegoro bergerak cepat mengamankan lokasi guna menghindari kemacetan panjang di jalur antar-provinsi tersebut.
"Kami telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, dan mendata saksi-saksi." pungkas kanit Gakkum Septian. (ain)