BOJONEGORO – Sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami kecelakaan akibat terpeleset tumpahan bahan bakar minyak jenis solar di Jalan Raya Bojonegoro – Babat. Peristiwa ini terjadi tepatnya di kawasan Proliman, Desa Kapas, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat malam (15/5/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.
Ceceran solar yang diduga berasal dari truk tangki yang melintas tersebut membuat kondisi aspal menjadi sangat licin dan berbahaya, terutama bagi kendaraan roda dua.
Berdasarkan informasi di lokasi, tumpahan solar memanjang di satu ruas jalan, menciptakan kilauan minyak yang sulit terlihat dengan jelas di bawah minimnya penerangan jalan di beberapa titik. Petugas kepolisian dan warga sekitar tampak berjaga di lokasi untuk memberi peringatan kepada pengendara yang melintas agar memperlambat laju kendaraan mereka.
Salah satu pengendara sepeda motor, Rian (28), mengaku hampir terjatuh saat melintasi area tersebut. Ia melihat beberapa pengendara di depannya sudah lebih dulu tersungkur.
"Tadi pas lewat sini nggak kelihatan kalau ada solar. Tiba-tiba motor kerasa goyang, ban selip. Untung saya pelan, tapi di depan saya tadi ada ibu-ibu yang jatuh sampai lecet-lecet karena kaget rem mendadak di aspal yang licin ini," ujar Rian di lokasi kejadian.
Senada dengan Rian, seorang pemotor lainnya, Agus, yang sempat terpeleset mengeluhkan kondisi jalan yang sangat membahayakan tersebut.
"Bahaya banget ini mas, apalagi malam hari. Solarnya itu licin sekali, kena ban langsung nggak ada traksinya. Saya tadi sempat jatuh, untung nggak ada kendaraan besar di belakang. Harapannya segera dibersihkan pakai pasir atau disemprot air biar nggak makin banyak korban," keluh Agus sambil memeriksa kondisi motornya.
Hingga berita ini diturunkan, warga dan petugas masih berupaya menutupi ceceran solar guna meminimalisir risiko kecelakaan lebih lanjut. Pengendara yang akan melintasi jalur Bojonegoro – Babat, khususnya di titik Proliman Kapas, diimbau untuk ekstra waspada dan mengurangi kecepatan.
Pihak berwenang diharapkan segera melakukan penanganan di lokasi dan melacak truk tangki yang diduga menjadi penyebab tumpahnya solar tersebut untuk dimintai pertanggungjawaban. (ain)