BOJONEGORO - Aksi seorang pria yang diduga mengalami depresi, membuat heboh warga dan aparat polisi di wilayah Bubulan, Bojonegoro.
Pria tersebut dilaporkan nekat masuk dan menghilang di area hutan serta perkebunan jagung saat hari sudah gelap dengan membawa parang.

Dalam video yang diterima, terlihat sejumlah personel dari Polsek Bubulan bersama warga melakukan penyisiran di tengah gelapnya malam. Dengan bantuan lampu senter, petugas tampak menyusuri jalanan setapak hingga masuk ke sela-sela tanaman jagung yang cukup lebat.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pria dewasa ini berasal dari Kecamatan Ngasem yang diduga mengalami tekanan batin setelah mengalami masalah dalam urusan jual-beli hewan ternak.
Pria tersebut kabarnya diminta membeli pedet (anak sapi) dengan uang yang cukup, namun justru mendapatkan sapi yang kurus dan sakit.
Hal ini diduga memicu kemarahan dari pihak keluarga yang membuatnya merasa tertekan hingga akhirnya memutuskan pergi dari rumah tanpa tujuan sejak pagi hari.
Petugas kepolisian yang mendapatkan laporan langsung bergerak menuju lokasi di mana pria tersebut terakhir terlihat, yakni di wilayah Ngorogujung dan masuk ke arah hutan Bubulan. Dalam proses pencarian, petugas sempat mencoba membujuk pria tersebut dengan teriakan bernada persuasif.

"Masran! Ayo mantuk (pulang) yuk. Iki ono Pak Polisi, ayo dibantu masalahmu opo (ini ada Pak Polisi, ayo dibantu masalahmu apa)," teriak salah satu warga dalam rekaman video pencarian tersebut.
Sementara itu, Kapolsek Bubulan, Iptu Baderudin, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pria yang dicari tersebut memang terindikasi sedang tidak stabil secara mental.
"Orang kemungkininan lagi sakit depresi. dan warga Ngasem infonya," ucap Kapolsek Bubulan Iptu Baderudin saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).
Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berupaya memastikan kondisi pria tersebut dan berkoordinasi dengan pihak keluarga serta perangkat desa setempat agar yang bersangkutan bisa segera dievakuasi dan mendapatkan penanganan medis yang tepat. (ain)