BOJONEGORO - Dinas Kesehatan Bojonegoro memastikan operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Plesungan 2 dihentikan untuk sementara. Langkah ini diambil langsung oleh Badan Gizi Nasional (BGN) menyusul adanya dugaan keracunan yang membuat belasan warga Desa Tikusan sakit.
Kepala Dinas Kesehatan Bojonegoro, Ninik Susmiati, menegaskan penutupan ini dilakukan agar proses investigasi dan uji laboratorium bisa berjalan maksimal tanpa gangguan.
"Dihentikan sementara oleh BGN. Kami belum tahu berapa hari ditutupnya, semua tergantung hasil uji lab nanti," ujar Ninik saat dikonfirmasi, Kamis (16/4/2026).
Ninik menjelaskan bahwa pihaknya telah mengamankan berbagai jenis sampel dari lokasi kejadian. Tidak hanya sisa makanan, namun seluruh elemen produksi juga turut diperiksa secara mendalam.
"Semua sampel sudah kami ambil, mulai dari sampel makanan, air bersih, hingga peralatan makan. Sekarang sedang dilakukan uji laboratorium, hasilnya belum keluar," imbuhnya.
Dinkes Bojonegoro memberikan syarat ketat bagi SPPG jika ingin beroperasi kembali. Keamanan air dan sanitasi menjadi fokus utama dalam evaluasi kali ini.
"Kalau hasilnya positif ada bakteri di air misalnya, ya harus mengganti airnya dan diuji lab lagi sampai negatif dan aman. Baru bisa bicara soal operasional kembali," tegas Ninik.
Sebelumnya, warga Desa Tikusan, Kecamatan Kapas, digegerkan dengan gejala mual dan muntah massal yang dialami belasan orang pada Rabu (15/4). Gejala medis tersebut muncul setelah warga mengonsumsi menu mie yang didistribusikan oleh pihak SPPG Plesungan 2.
Data sementara mencatat sedikitnya 17 orang menjadi korban, yang terdiri dari 9 siswa SD, 4 anak TK/Posyandu, serta 4 ibu hamil. Bahkan, salah satu ibu hamil dilaporkan mengalami muntah hingga enam kali akibat reaksi tersebut.
Kepala Desa Tikusan, Edy Sunarto, menyebut warganya rata-rata mengeluhkan gejala pusing dan sakit perut, tak lama setelah menyantap makanan tersebut. Hingga saat ini, pihak Puskesmas Kapas dan Dinkes masih terus memantau perkembangan kesehatan para korban . (ain)