BOJONEGORO - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Gayam, Bojonegoro, pada Jumat (10/4/2026) sore. Akibat cuaca ekstrem tersebut, sebuah gudang pupuk organik milik warga asal Nganjuk dilaporkan ambruk hingga rata dengan tanah.

​Kapolsek Gayam AKP Amirul Mukminin, saat di konfirmasI suarasatu.com membenarkan adanya insiden itu terjadi sekitar pukul 17.05 WIB. Kondisi gudang milik CV Surya Mekarsari itu mengalami kerusakan parah hingga mencapai 80 persen.

​"Anggota kami sudah langsung ke lokasi kemarin sore untuk mengecek kondisi di lapangan. Benar ada gudang pupuk organik milik warga Nganjuk yang mengalami kerusakan parah akibat angin kencang," kata AKP Amirul, Sabtu (11/4/2026).

​Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), gudang milik Triharyanti tersebut sedang dalam kondisi tertutup saat kejadian.

Meski bangunan hampir rata dengan tanah, polisi memastikan tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

​"Estimasi kerugian materiil akibat kerusakan bangunan ini diperkirakan mencapai Rp 200 juta. Beruntung tidak ada korban jiwa karena saat kejadian kondisi gudang sedang tutup," jelas Amirul.

Salah satu karyawan perusahaan juga membenarkan jika gudang pupuk tempat dia bekerja alami rusak karena diterjang angin.

"Tidak ada pupuk yg rusak. Untuk ukuran gudang yang rusak kurang lebih 12x6 meter." ucap Nizar.

Gudang Pupuk di Gayam Bojonegoro Ambruk Diterjang Angin Kencang

Selain merusak bangunan gudang, terjangan angin kencang juga memicu pohon tumbang di beberapa akses jalan vital di Kecamatan Gayam, di antaranya ​jalan raya Desa Cengungklung. ​jalur PUK Gayam - Beged.

​Pihak kepolisian beserta petugas terkait langsung bergerak cepat melakukan evakuasi pohon yang sempat mengganggu akses lalu lintas. Saat ini, arus lalu lintas di lokasi dilaporkan telah kembali normal.

​Polisi mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Hal ini mengingat kondisi cuaca dan iklim ekstrem seperti curah hujan tinggi dan angin kencang masih berpotensi terjadi.

​"Kami menghimbau agar masyarakat senantiasa waspada dan antisipasi terhadap potensi bencana yang dipicu cuaca ekstrem," pungkas AKP Amirul. (ain)