BOJONEGORO - Truk berwarna putih bertuliskan Koperasi Desa Merah Putih pada samping bak, mengalami kecelakaan tunggal di jalur nasional Bojonegoro-Babat, tepatnya di Desa Sraturejo, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (03/04/2026) pagi sekitar pukul 06.00 wib.
Kendaraan baru bernomor polisi B 9398 XNZ tersebut terperosok ke dalam selokan setelah sopir yang diketahui bernama Sumarno (48), warga Kabupaten Batang, Jawa Tengah, terkejut oleh pengendara motor yang menyalip secara mendadak dari jalur kiri saat truk berjalan dari arah Bojonegoro menuju Boureno hendak perjalanan ke Jombang.
" Insiden ini terjadi sekitar pukul 06.00 WIB ini, informasi dari sopir dan warga sekitar, bermula saat truk yang melaju dari arah barat ke timur. Saat di lokasi kejadian, sebuah sepeda motor yang tidak diketahui identitasnya menyalip truk dari sisi kiri. Sopir kaget akhirya banting setir ke kanan masuk selokan" tegas Kapolsek Boureno AKP Sholeh saat di konfirmasi suarasatu.com. Jumat (3/4/2026).
Kaget dengan aksi nekat pengendara motor tersebut, Sumarno kehilangan kendali atas kendaraannya. Truk seketika oleng ke arah kanan dan berakhir masuk ke dalam selokan di pinggir jalan raya.
Kejadian ini sempat menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas di wilayah Desa Sraturejo.
Dua orang saksi di lokasi, BH (37) dan HL (55), kepada petugas polsek setempat menuturkan, kecelakaan dipicu oleh upaya menghindari tabrakan dengan motor tersebut. Meskipun posisi truk tampak miring di dalam parit, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Pihak Polsek menerima laporan kejadian pada pukul 08.30 WIB dan segera melakukan pendataan di tempat kejadian perkara (TKP). Akibat kecelakaan ini, kerugian materiil ditaksir mencapai Rp 10 juta karena kerusakan pada badan truk.
Sejumlah warga dibantu oleh aparat TNI dan Kepolisian bahu-membahu mengevakuasi truk tersebut. Mereka menggunakan tiang besi penyangga dan katrol manual untuk mengangkat badan truk yang miring ke arah selokan di pinggir jalan raya sraturejo.
Petugas di lapangan juga terlihat sibuk mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat karena banyaknya kendaraan yang melambat untuk melihat proses evakuasi. (ain)