TUBAN - Cuaca ekstrem melanda wilayah Kecamatan Kenduruan, Kabupaten Tuban, Kamis (30/4/2026) siang. Hujan deras yang disertai angin puting beliung mengakibatkan dua rumah warga ambruk rata dengan tanah dan sebuah pohon besar tumbang.
Peristiwa ini terjadi tepatnya di Dusun Karang Anyar, Desa Sidomukti, sekitar pukul 13.00 WIB. Selain bangunan rumah, dua unit mobil milik warga juga dilaporkan tertimpa reruntuhan bangunan.
Kapolsek Kenduruan, AKP Teguh Triyo Handoko, dikonfirmasi bahwa terjangan angin kencang merusak rumah milik Sukristianto dan Nurkosim, seorang petani setempat. Bangunan yang ambruk merupakan rumah tinggal sekaligus garasi kendaraan.
"Karena hujan deras dan angin kencang. Kami telah menerjunkan personel ke lokasi untuk pendataan dan membantu proses evakuasi material," ujar AKP Teguh, Kamis (30/4/2026).
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Saat angin puting beliung menerjang, para penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri ke luar bangunan.
Meski nihil korban jiwa, dampak kerusakan secara materil tergolong besar. Berdasarkan hasil pendataan awal di lapangan, total kerugian ditaksir menyentuh angka Rp 100 juta.
"Kalau kerugian materil ditaksir puluhan hingga seratusan juta rupiah," tambah Teguh.
Kondisi di lokasi saat kejadian digambarkan sangat mencekam. Muhaimin, salah seorang warga Sidomukti, menuturkan bahwa hujan turun sangat lebat tanpa henti sebelum akhirnya angin kencang merobohkan struktur bangunan.
"Bangunan tidak kuat menahan guyuran air dan angin. Akhirnya ambruk. Ada juga pohon besar yang tumbang di dekat jembatan," kata Muhaimin.
Kapolsek Kenduruan mengimbau masyarakat, untuk tetap meningkatkan kewaspadaan. Pasalnya, intensitas hujan di wilayah Tuban diprediksi masih tinggi dalam beberapa hari ke depan.
"Kami imbau warga selalu waspada potensi bencana alam dipicu cuaca ekstrem. Jika melihat ada keretakan struktur bangunan saat hujan lebat, segera mengungsi ke tempat yang lebih aman," pungkas AKP Teguh.