TUBAN - Peristiwa tragis menimpa seorang pekerja di Tuban, Jawa Timur. Muhammad Sandra Cahyani (29) tewas tersengat aliran listrik saat sedang memasang totem atau papan logo dan harga di SPBU 5462314, Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, Tuban.
Insiden ini terjadi pada Rabu(29/4) sore sekitar pukul 16.00 WIB. Selain satu korban jiwa, satu rekan kerja korban bernama Miftakul Huda (41) juga harus dilarikan ke puskesmas karena mengalami lemas akibat aliran listrik.
Kasi Humas Polres Tuban, Iptu Siswanto, membenarkan kejadian tersebut. Peristiwa bermula saat korban bersama rekan-rekannya sedang memasang rangka totem di area SPBU. Masalah muncul ketika mereka hendak menggeser perancah besi atau scaffolding.
"Benar telah terjadi laka kerja di SPBU Desa Sukolilo. Saat itu korban sedang menggeser scaffolding untuk pemasangan bagian atas rangka. Namun, bagian atas besi tersebut diduga menyentuh kabel PLN yang melintang di atasnya," ujar Iptu Siswanto saat dikonfirmasi, Kamis (30/4/2026).
Seketika, aliran listrik tegangan tinggi merambat melalui material besi scaffolding yang sedang dipegang oleh korban.
"Korban sempat terduduk, namun tangan kirinya masih menempel di besi tersebut. Rekan korban dan karyawan SPBU segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke Puskesmas Bulu," tambahnya.

Sayangnya, nyawa Muhammad Sandra Cahyani, warga Desa Glodong, Kecamatan Palang, tidak tertolong. Ia dinyatakan meninggal setibanya di puskesmas dengan luka bakar serius.
"Korban Muhammad Sandra meninggal dunia dengan luka robek dan bekas terbakar di punggung tangan kiri. Sementara rekan korban, saudara Miftakul Huda, mengalami lemas dan saat ini dalam perawatan," jelas Siswanto.
Pihak Bancar bersama Tim Inafis Polres Tuban telah mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah TKP. Petugas juga telah mencatat keterangan para saksi dan berkoordinasi dengan pihak PLN Bancar.
Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kasus ini kecelakaan kerja akibat kurangnya kehati-hatian terhadap kabel listrik di sekitar area kerja.
"Kami mengimbau kepada seluruh pekerja, terutama yang berurusan dengan konstruksi besi, agar selalu memperhatikan aspek keselamatan dan keberadaan jaringan listrik di sekitar lokasi kerja guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," tutup Iptu Siswanto. (ain)