BOJONEGORO – Terima penghargaan sebagai Tokoh Politik Inspiratif pada ajang PWI Award 2026, Ketua DPRD Bojonegoro, Abdulloh Umar, menegaskan bahwa apresiasi ini bukan sekadar simbol keberhasilan pribadi. Baginya, trofi yang ia terima di Gedung Angkling Darma, Sabtu (28/3/2026), adalah sebuah beban moral dan tanggung jawab yang harus dibuktikan dengan kinerja nyata.
Dalam pernyataannya, Umar mengungkapkan rasa syukur sekaligus kerendahan hati atas penilaian yang diberikan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Ia memandang peran media sebagai elemen krusial dalam perjalanan karier politiknya.
"Penghargaan ini tidak hanya seremonial belaka, tetapi mengandung nilai tanggung jawab yang harus dilaksanakan. Ini adalah motivasi bagi saya untuk terus meningkatkan kinerja dan pengabdian bagi masyarakat serta daerah," tegas Abdulloh Umar. Sabtu (28/3/2026).
Politisi yang dikenal komunikatif ini juga menekankan bahwa pencapaian tersebut mustahil diraih tanpa kolaborasi yang kuat dari berbagai lapisan masyarakat dan jajaran pemerintahan. Ia secara khusus mempersembahkan penghargaan ini kepada konstituennya di Bojonegoro.
Umar berjanji akan terus menjadi jembatan aspirasi yang efektif antara rakyat dan pemerintah. Ia menyatakan bahwa dukungan semua pihak adalah kunci utama di balik terpilihnya ia sebagai tokoh inspiratif. Menjadikan penghargaan ini sebagai pelecut semangat untuk mengawal kebijakan publik yang lebih pro-rakyat.
"Sekali lagi terima kasih atas bantuan dan dukungan semua pihak. Tanpa dukungan tersebut, penghargaan ini tidak akan berarti apa-apa. Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro," pungkasnya
Sementara itu, perlu diketahui, Ketua DPRD Abdulloh Umar dipilih dan dinilai oleh PWI Bojonegoro karena kemampuannya menjaga dinamika politik yang sehat dan hubungan yang harmonis dengan pers.
" Mas Umar dinilai oleh tim dari PWI selama ini, sebagai sosok yang mampu memberikan pengaruh positif bagi politisi muda lainnya dalam mengawal kebijakan daerah." ucap Sekteraris PWI Bojonegoro, Ainur Rofiq. (ain)