BOJONEGORO — Kebakaran melanda sebuah rumah milik warga di Desa Cengkir, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, pada Jumat malam (5/12/2025). Peristiwa tersebut menghanguskan bangunan rumah beserta sejumlah barang berharga, dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp150 juta.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Bojonegoro, Siswoyo, mengatakan bahwa kebakaran diperkirakan terjadi sekitar pukul 21.15 WIB. Pos Baureno menerima laporan pada pukul 21.35 WIB dari seorang warga bernama Heni Sulistyowati.
“Setelah menerima laporan, petugas langsung kami kerahkan dari Pos Baureno dan Pos Kedungadem. Total ada dua armada dan sembilan personel yang kami turunkan ke lokasi,” jelas Siswoyo.
Petugas bergerak cepat menuju lokasi dan tiba di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK) pada pukul 21.46 WIB. Upaya pemadaman berlangsung hingga pukul 22.30 WIB, dan api akhirnya berhasil dikendalikan tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka.
Menurut Siswoyo, penyebab kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. Api membakar bangunan rumah berukuran 8 x 11 meter milik Sun’an, termasuk kamar tidur, bagian depan rumah, dua unit sepeda motor, serta sejumlah surat berharga.
“Tidak ada korban jiwa maupun korban luka. Lima orang penghuni berhasil diselamatkan. Petugas juga mampu mencegah api merembet ke rumah tetangga yang bernilai sekitar Rp200 juta,” tambahnya.
Damkarmat juga memberikan edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan kebakaran kepada pemilik rumah dan warga setempat setelah operasi pemadaman usai. Dalam penanganan kejadian ini, unsur Babinsa, perangkat desa, dan warga sekitar turut membantu.
“Kami mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap instalasi listrik di rumah, karena sebagian besar kebakaran yang kami tangani berawal dari korsleting,” pungkas Siswoyo. (hil/sam)