BOJONEGORO – Pencari ikan yang diduga tenggelam di aliran Sungai Bengawan Solo akhirnya berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan pada Kamis (12/3/2026) sore.
Korban Djuwadi (42), warga Dusun Dukoh Lor RT 013 RW 007, Desa Dukohlor, Kecamatan Malo, Kabupaten Bojonegoro, ditemukan sekitar pukul 16.06 WIB setelah dilakukan pencarian selama dua hari oleh tim SAR bersama unsur terkait di sepanjang aliran sungai.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro, Heru Wicaksi, mengatakan korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dengan jarak sekitar 6,6 kilometer dari titik awal kejadian, turut Desa Kemiri Kecamatan Malo.
“Korban ditemukan pukul 16.06 WIB dengan radius kurang lebih 6,6 kilometer dari lokasi kejadian,” ujar Heru. Kamis (12/3/2026).
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk dilakukan visum sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang saat mencari ikan menggunakan alat setrum di Sungai Bengawan Solo. Perahu kayu serta alat setrum milik korban ditemukan lebih dahulu di muara Sungai Prudung, Dusun Korgan, Desa Purwosari, Kecamatan Purwosari, tanpa pemilik.
Tim SAR gabungan sebelumnya telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi penemuan perahu hingga memperluas pencarian sepanjang aliran Bengawan Solo hingga wilayah Kecamatan Malo. Korban akhirnya ditemukan pada hari kedua pencarian. (Ar)