BOJONEGORO – Warga Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro digegerkan dengan peristiwa dugaan percobaan pembongkaran makam di area pemakaman Boto Putih desa setempat, Rabu (25/3/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Dander, Iptu Warsito. Ia menjelaskan, kejadian pertama kali diketahui oleh seorang warga bernama Orick Wijayanto yang saat itu melintas di sekitar lokasi.
“Pada hari Rabu, 25 Maret 2026 sekira pukul 01.00 WIB, Saudara Orick Wijayanto sedang berjalan dan melewati makam Boto Putih Desa Sumberarum. Ia melihat di dalam area makam seperti ada seseorang yang sedang menggali salah satu makam,” terang Iptu Warsito kepada suarasatu.com.
Merasa curiga, saksi kemudian menyorotkan senter ke arah lokasi. Aksi tersebut diduga membuat pelaku panik hingga menghentikan aktivitasnya dan langsung melarikan diri dari area pemakaman.
“Setelah disenteri, pelaku pelan-pelan pergi dan melarikan diri. Saat dicek, ternyata benar ada satu makam yang baru saja digali,” imbuhnya.
Dari hasil pengecekan di lokasi, diketahui bahwa makam yang menjadi sasaran adalah milik seorang warga bernama Darsini. Bahkan, patok atau nisan makam tersebut dilaporkan dalam kondisi tercabut.
“Patok atau nisan makam atas nama Darsini tercabut,” tegas Kapolsek.
Lebih lanjut, Iptu Warsito menyampaikan bahwa almarhumah Darsini diketahui meninggal dunia pada hari Kamis siang setelah waktu Dzuhur. Namun, proses pemakaman dilakukan pada sore hari.
“Sebenarnya meninggalnya sudah siang habis Dzuhur, namun untuk pemakamannya sore, sehingga dianggap sudah masuk hari Jumat,” jelasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan guna mengungkap pelaku dan motif di balik percobaan pembongkaran makam tersebut. Polisi juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta segera melapor jika mengetahui informasi mencurigakan di lingkungan sekitar. (ain)