Bojonegoro - Pencarian dramatis terhadap seorang wanita paruh baya yang dilaporkan terjun dari jembatan perbatasan Bojonegoro-Cepu akhirnya membuahkan hasil. Setelah dilakukan penyisiran intensif selama beberapa jam di Sungai Bengawan Solo, tim SAR gabungan berhasil menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia.
Korban diketahui bernama Yatni (53), warga Desa Cepu, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Jasad korban ditemukan oleh tim SAR gabungan tak jauh dari lokasi titik awal dirinya diduga menceburkan diri pada Jumat (17/7) kemarin.
Kapolsek Padangan, Kompol Sampun mengungkapkan bahwa evakuasi berjalan lancar setelah tim gabungan melakukan penyisiran sejak pagi hari. Korban ditemukan pada Sabtu (18/7) sekitar pukul 10.30 WIB di titik lokasi kejadian.
"Alhamdulillah, berkat kerja sama tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, dan Polri, korban akhirnya berhasil kita temukan. Saat ini jasad korban sudah dievakuasi dan langsung diserahkan kepada pihak keluarga untuk segera dimakamkan di rumah duka," ujar Kapolsek Padangan Kompol Sampun saat dikonfirmasi, Sabtu (18/7/2026).
Sebelumnya, peristiwa ini sempat menggegerkan warga sekitar jembatan perbatasan Bojonegoro-Cepu pada Jumat siang. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga nekat mengakhiri hidupnya dengan menceburkan diri ke sungai karena putus asa menghadapi penyakit yang dideritanya tak kunjung sembuh.
Saat ditemukan, korban masih mengenakan pakaian terakhir yang terlihat oleh saksi, yakni daster berwarna kuning. Usai proses identifikasi singkat di lokasi, pihak kepolisian memastikan bahwa korban adalah orang yang dilaporkan hilang sebelumnya.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian yang melibatkan BPBD Bojonegoro, BPBD Blora, serta unsur TNI-Polri dan tim SAR lainnya resmi ditutup. Pihak keluarga korban pun telah menerima kejadian ini sebagai musibah. (hil)