BOJONEGORO - Distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Bojonegoro dipastikan bakal mandek selama tiga pekan ke depan. Sebanyak 147 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah tersebut akan ditutup sementara menyusul datangnya masa libur sekolah.

​Berdasarkan informasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), libur sekolah dijadwalkan berlangsung mulai hari ini, 22 Juni hingga 13 Juli 2026 mendatang. Penyetopan penyaluran MBG ini juga diperkuat oleh Surat Edaran (SE) Nomor 12 Tahun 2026 dari Badan Gizi Nasional (BGN) mengenai penyesuaian operasional SPPG pada saat periode hari libur dalam rangka penyelenggaraan program MBG tahun anggaran 2026.

​Koordinator Wilayah (Korwil) SPPG Kabupaten Bojonegoro, Tommy Mandala Putra, membenarkan adanya kebijakan penutupan sementara ini. Tommy menegaskan bahwa penghentian distribusi tidak hanya menyasar para siswa sekolah, melainkan juga kelompok penerima manfaat lainnya seperti ibu hamil dan ibu menyusui.

​"Libur, selama tiga pekan kedepan," ungkap Tommy saat dikonfirmasi, Senin (22/6/2026) siang.

​Meski begitu, Tommy memastikan seluruh dapur SPPG di Bojonegoro akan langsung tancap gas beroperasi normal kembali setelah masa libur sekolah usai. Jeda waktu selama tiga pekan ini pun akan dimanfaatkan oleh seluruh mitra SPPG untuk melakukan pembenahan internal, mulai dari perbaikan fasilitas hingga penyempurnaan manajemen operasional.

​"147 SPPG akan buka kembali setelah libur sekolah selesai. Baik yang sebelumnya di suspend maupun tidak," jelas Tommy. (hil)