BOJONEGORO — Menandai dua dekade lebih kiprahnya di dunia literasi, Forum Taman Bacaan Masyarakat (Forum TBM) Bojonegoro menggelar aksi nyata melalui bedah buku. Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) FTBM ke-21, FTBM Bojonegoro menghadirkan Duta Baca Indonesia, Gol A Gong, dalam acara bedah buku Ledakkan Idemu Agar Kepalamu Tidak Meledak di Kandalisada Creative Corner, Desa Kalianyar, Bojonegoro, Senin (20/7/2026).
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen Forum TBM Bojonegoro dalam membakar kembali semangat para pegiat literasi di Kabupaten Bojonegoro.
Kegiatan ini diikuti sekitar 50 pegiat dari berbagai TBM, komunitas, Mahasiswa, dan penggerak literasi se-Kabupaten Bojonegoro. Hadir dalam kegiatan Kabid Perpustakaan Dispusip Bojonegoro, Relima Bojonegoro, Pamarsudi Sastra Jawi Bojonegoro (PSJB), Kepala Perpustakaan Unugiri, HMP Bahasa dan Sastra Arab Unugiri, UKM Pers Istek Icsada, UKM Penelitian dan Jurnalistik Unigoro, dan Giri Foundation.
Ketua Forum TBM Bojonegoro, Dwi Anjarwati, menegaskan bahwa dunia literasi khususnya Kabupaten Bojonegoro saat ini menghadapi tantangan baru yang memerlukan kolaborasi lebih luas.
“Kehadiran Mas Gol A Gong menjadi energi positif bagi kami. Di usia ke-21 ini, literasi bukan hanya tanggung jawab pegiat, melainkan tanggung jawab bersama. Sinergi antara komunitas, pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar gerakan ini terus berkembang dan memberikan dampak nyata,” tegas Dwi. Selasa (21/7/2026).
Dalam sesi dialog yang berlangsung hangat dan interaktif, Gol A Gong membagikan gagasan serta pengalaman proses kreatifnya. Mantan Ketua Forum TBM Pusat tersebut mengajak seluruh peserta untuk menjadikan menulis sebagai media menuangkan ide sekaligus alat membangun peradaban.
Dukungan juga datang dari pemerintah daerah. Kepala Bidang Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Perpusip) Kabupaten Bojonegoro, Titis Anganten Wiyanti, mengapresiasi konsistensi Forum TBM Bojonegoro.
“Usia 21 tahun merupakan fase produktif bagi FTBM untuk terus berinovasi dan menghadirkan program penguatan literasi yang kreatif, adaptif, serta mampu menjangkau masyarakat luas,” ungkap Titis.
Melalui momentum perayaan HUT ke-21 ini, Forum TBM Bojonegoro tidak hanya berhasil memperkuat jejaring antar-komunitas, tetapi juga membuktikan bahwa kolaborasi antara pegiat daerah, pemerintah, dan tokoh nasional mampu menjaga tradisi membaca serta menulis tetap mengakar di tengah masyarakat. (hil)