BOJONEGORO - Ramadhan Hari ke-17: Saat Keinginan Tak Perlu Lagi Diungkapkan
Sahabat, tidak terasa kita telah sampai di hari ke-17 Ramadhan. Hari yang sarat makna, di mana pintu-pintu langit terbuka lebar. Di momen ini, mungkin ada banyak lelah yang kita pendam, banyak hajat yang belum terwujud, dan banyak doa yang bahkan sulit untuk kita rangkai dengan kata-kata.
Namun, kita memiliki Allah yang Maha Mengetahui. Sebagaimana doa hari ini mengajarkan kita:
"Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha Mengetahui apa yang ada di dalam hati sanubari seluruh alam..."
Terkadang, cukup sujud yang lama dan hati yang tulus untuk menyampaikan segalanya. Kita tidak butuh susunan kalimat yang rumit bagi-Nya, karena Dia mendengar detak keinginan kita sebelum lidah sempat berucap.
Mari kita langitkan doa hari ini:
Semoga Allah membimbing langkah kita pada amal shaleh, memudahkan segala urusan yang terasa sulit, dan mengabulkan hajat-hajat yang kita simpan rapat dalam doa.
Selamat menjalankan ibadah puasa hari ke-17. Semoga keberkahan Nuzulul Quran menyelimuti hati kita semua. Aamiin.
Doa Hari ke-17 Puasa Ramadhan
بِسْمِ ٱللَّهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
اَللَّهُمَّ اهْدِنِيْ فِيْهِ لِصَالِحِ الأَعْمَالِ وَ اقْضِ لِيْ فِيْهِ الْحَوَائِجَ وَ الآمَالَ يَا مَنْ لاَ يَحْتَاجُ إِلَى التَّفْسِيْرِ وَ السُّؤَالِ يَا عَالِمًا بِمَا فِيْ صُدُوْرِ الْعَالَمِيْنَ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِهِ الطَّاهِرِيْنَ
Allâhummah dinî fîhi lishâlihil a’mâli waqdhi lî fîhil hawâija wal âmâla yâ man lâ yahtâju ilat tafsîr was suâli yâ ‘âliman bimâ fî shudûril ‘âlamîn shalli ‘alâ muhammadin wa âlihith thâhirîn
Artinya : Ya Allah anugrahilah aku di bulan ini untuk bisa berperilaku yang baik dan kabulkanlah semua hajat dan keinginanku. Wahai yang tidak memerlukan penjelasan dan pertanyaan. Wahai yang Maha mengetahui apa yang ada di dalam alam ini. Anugrahilah shalawat dan salam bagi Muhammad dan keluarganya yang suci.