TUBAN - Pemerintah Kabupaten Tuban secara progresif terus mendorong pemerataan akses pendidikan melalui kebijakan pembukaan kembali sekolah-sekolah yang sebelumnya sempat ditutup atau tidak beroperasi.

Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan layanan pendidikan yang lebih merata, menjangkau wilayah pelosok, dan memastikan kualitas pengajaran yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

​Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, dalam Rapat Koordinasi Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban yang digelar di Aula Dinas Pendidikan, Rabu (18/03). Di hadapan jajaran struktural Dispendik, kepala sekolah SD, SMP, serta pengawas se-Kabupaten Tuban.

Bupati yang akrab disapa Mas Lindra ini menyampaikan bahwa aksesibilitas adalah kunci utama dalam mencetak sumber daya manusia yang berdaya saing tinggi.

​“Pendidikan adalah pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul. Dengan pendidikan yang berkualitas, kita harapkan kesejahteraan masyarakat meningkat dan angka kemiskinan dapat ditekan,” tegas Mas Lindra.

Lindra menambahkan bahwa upaya menghidupkan kembali satuan pendidikan di berbagai titik merupakan komitmen nyata untuk memperpendek jarak layanan pendidikan kepada masyarakat.

​Selain fokus pada infrastruktur dan akses, Mas Lindra juga menekankan pentingnya akurasi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai kompas dalam pengambilan kebijakan. Menurutnya, validitas data mengenai peserta didik, guru, sarana prasarana, hingga rombongan belajar sangat krusial agar intervensi pemerintah, termasuk alokasi anggaran dan bantuan, bisa tepat sasaran serta efisien secara tata kelola.

​Terkait tantangan pemenuhan tenaga pendidik pasca penghapusan tenaga Non-ASN sesuai amanat Undang-Undang ASN, Mas Lindra memastikan Pemkab Tuban tengah merumuskan langkah-langkah strategis.

Hal ini dilakukan agar operasional sekolah-sekolah yang dibuka kembali tidak terkendala kekurangan guru, sehingga proses belajar mengajar tetap berjalan optimal dan disiplin kinerja ASN di lingkungan pendidikan tetap terjaga demi keberlangsungan mutu pendidikan di Bumi Ronggolawe.