TUBAN - Kabar baik bagi warga Kabupaten Tuban yang sedang menjalani pengobatan di Surabaya. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban resmi menyediakan fasilitas Rumah Singgah yang representatif untuk meringankan beban pasien dan keluarga selama berada di Kota Pahlawan.
Rumah Singgah ini menjadi solusi bagi warga yang kerap kesulitan mencari tempat menginap saat harus berobat jalan atau merujuk ke rumah sakit besar di Surabaya.
“Yang membutuhkan dapat mengakses layanan ini sesuai ketentuan yang berlaku,” ujar perwakilan Dinsos P3A dan PMD Kabupaten Tuban.
Salah satu keunggulan utama Rumah Singgah ini adalah lokasinya yang sangat strategis. Terletak di Jalan Mojoklanggru Wetan Nomor 36, Kelurahan Mojo, Kecamatan Gubeng, Surabaya, lokasi ini berada tepat di sebelah selatan Puskesmas Mojo.
Jaraknya hanya sekitar 2 kilometer dari RSUD dr. Soetomo, sehingga sangat memudahkan akses bagi pasien yang memerlukan tindakan medis cepat atau kontrol rutin tanpa harus menempuh perjalanan jauh dari Tuban.
Bukan sekadar tempat berteduh, Rumah Singgah ini dilengkapi fasilitas yang mumpuni untuk menjamin kenyamanan penghuninya, diantaranya 5 kamar tidur dengan total 10 kasur, 6 unit kipas angin agar ruangan tetap sejuk. 3 kamar mandi, ruang tamu, dan tempat ibadah (musala). Dapur bersama lengkap dengan kompor, peralatan memasak, hingga kulkas dan Dilengkapi kamera CCTV untuk memantau situasi 24 jam.
Saat ini, pihak Dinsos P3A dan PMD Kabupaten Tuban tengah mematangkan persiapan akhir, mulai dari sumber daya manusia (SDM) pengelola hingga sarana transportasi pendukung.
“Insyaallah dalam waktu dekat seluruh kebutuhan pendukung dapat terpenuhi sehingga layanan bisa berjalan optimal,” imbuhnya.
Program ini sepenuhnya didanai melalui APBD Kabupaten Tuban. Langkah ini diambil sebagai bentuk komitmen Pemkab untuk menekan beban pengeluaran masyarakat, khususnya bagi mereka yang sedang berjuang melawan penyakit.
Pemkab Tuban berharap program ini tidak hanya sekadar fasilitas fisik, tapi benar-benar menjadi oase bagi warga. Kritik dan saran pun sangat terbuka bagi masyarakat demi perbaikan layanan di masa depan.
“Kami juga membuka ruang bagi masyarakat untuk memberikan masukan dan saran demi peningkatan kualitas layanan rumah singgah ke depan. Harapannya, program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi warga Tuban,” pungkasnya.