Memasuki fase sepuluh malam terakhir Ramadhan, umat Islam dianjurkan untuk semakin memperbanyak ibadah demi meraih keutamaan Lailatul Qadar. Doa harian adalah salah satu wasilah untuk memohon petunjuk, ampunan, dan ketaatan yang konsisten.
Teks Doa Hari Ke-24
Berikut adalah bacaan doa yang dapat diamalkan:
Teks Arab
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ فِيهِ مَا يُرْضِيكَ وَ أَعُوذُ بِكَ مِمَّا يُؤْذِيكَ وَ أَسْأَلُكَ التَّوْفِيقَ فِيهِ لأَنْ أَطِيعَكَ وَلَا أَعْصِيَكَ يَا جَوَّادَ السَّائِلِينَ
Teks Latin
Allâhumma innî asaluka fîhi mâ yurdhîka wa a'ûdzu bika mimmâ yu'dzîka wa asalukat taufîqa fîhi li-an uthî'aka wa lâ a'shîka yâ ajwadas sâilîn.
Artinya
"Ya Allah, aku memohon kepada-Mu di bulan ini segala yang mendatangkan keridaan-Mu. Aku berlindung kepada-Mu dari segala yang dapat menimbulkan murka-Mu. Aku memohon kepada-Mu taufik agar dapat menaati-Mu dan tidak bermaksiat kepada-Mu, wahai Dzat Yang Maha Dermawan kepada orang-orang yang memohon."
Makna dan Kandungan Doa
Doa ini mengandung tiga poin utama yang sangat mendalam bagi seorang mukmin:
Mengejar Keridaan Allah: Menjadikan rida Allah sebagai prioritas utama dalam setiap napas dan tindakan selama beribadah.
Perlindungan dari Murka-Nya: Menjadi benteng diri untuk menjauhi dosa, maksiat, dan kebiasaan buruk yang dapat merusak pahala puasa.
Memohon Taufik (Pertolongan): Menyadari bahwa konsistensi dalam ketaatan hanya bisa terwujud atas izin dan bantuan Allah SWT.