BOJONEGORO – Momen Idul Fitri selalu menjadi waktu yang paling dinanti untuk bersilaturahmi. Tak terkecuali bagi para warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bojonegoro.
Guna memfasilitasi kerinduan tersebut, pihak Lapas resmi membuka layanan kunjungan khusus Lebaran dengan pengamanan ketat.
Layanan kunjungan ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari berturut-turut, mulai dari hari pertama hingga hari keempat Lebaran. Untuk menjaga ketertiban, pihak Lapas memberlakukan pembagian waktu menjadi dua sesi setiap harinya:
Pertemuan yang dipusatkan di aula Lapas Bojonegoro tersebut berlangsung penuh haru. Isak tangis dan tawa bahagia pecah saat warga binaan akhirnya dapat bertatap muka langsung dengan sanak saudara di hari kemenangan.
Kepala Lapas Bojonegoro, Hari Winarca, menegaskan bahwa kebijakan ini adalah bentuk pelayanan kemanusiaan agar warga binaan tetap bisa merasakan hangatnya suasana Lebaran meski tengah menjalani masa pidana.
"Kami ingin momen Lebaran ini tetap bisa dirasakan oleh warga binaan bersama keluarganya. Namun di sisi lain, keamanan dan ketertiban tetap menjadi prioritas utama," ujar Hari Winarca pada Senin (23/03/2026).
Mengingat lonjakan jumlah pengunjung, Lapas Bojonegoro bersinergi dengan aparat dari Polres Bojonegoro untuk memperketat pengawasan. Setiap barang bawaan diperiksa secara teliti guna mencegah masuknya barang terlarang ke dalam lingkungan Lapas.
Beberapa ketentuan yang wajib dipatuhi oleh pengunjung antara lain, Pengunjung harus terdaftar dalam satu Kartu Keluarga (KK).Boleh membawa makanan siap santap secukupnya, namun dilarang membawa pakaian atau barang lainnya Dilarang membawa alat komunikasi (HP), narkoba, dan benda tajam.Pengunjung diwajibkan berpakaian rapi dan sopan.
Dengan pengaturan yang sistematis ini, diharapkan layanan kunjungan Lebaran dapat menjadi obat rindu bagi warga binaan sekaligus motivasi bagi mereka untuk menjadi pribadi yang lebih baik ke depannya. (ain)