BOJONEGORO - Aksi meresahkan seorang pria dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Bojonegoro tengah menjadi sorotan publik. Pria bernama Joko tersebut terekam kamera pengawas (CCTV) saat mengganggu pengguna jalan di pertigaan Rondo Kuning, Desa Pacul, Kecamatan Bojonegoro pada Senin (26/1/2026).

Berdasarkan rekaman CCTV yang viral di media sosial, insiden bermula saat Joko berjalan menuju persimpangan jalan dengan membawa sebatang kayu. 

Tanpa alasan yang jelas, ia melayangkan pukulan ke arah seorang pengendara sepeda motor yang tengah berbelok di lokasi tersebut.

​Kawasan Rondo Kuning dikenal sebagai persimpangan yang cukup padat kendaraan, sehingga aksi spontan Joko dinilai sangat membahayakan keselamatan warga.

Kejadian ini memicu gelombang komentar dari warganet. Salah satu pengguna media sosial bernama Hesti mengungkapkan bahwa ia juga pernah menjadi sasaran aksi anarkis pria tersebut saat sedang bekerja.

​“Parah sih ini, kemarin pas nganter orderan tiba-tiba mukul mobil, seketika shock,” tulis Hesti dalam kolom komentar.

​Isti, warga setempat, mengonfirmasi bahwa perilaku Joko sudah lama dikeluhkan. Karena memiliki riwayat gangguan jiwa yang cukup lama dan bahkan pernah berurusan dengan hukum karena merusak properti warga. Sebelumnya sempat dipasung oleh pihak keluarga karena perilakunya yang tidak stabil.

Merespons keresahan warga yang meluas, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat. Pelaksana Harian (Plh) Kasatpol PP Bojonegoro, Joko Lukito menyatakan pihaknya telah melakukan koordinasi terpadu untuk menangani kasus ini.

​“Kami sudah berkoordinasi bersama Bhabinkamtibmas Desa Pacul, tenaga kesehatan Puskesmas Wisma Indah, Satpol PP Kabupaten Bojonegoro, serta perangkat Desa Pacul,” terang Joko Lukito saat dikonfirmasi pada Selasa (27/1/2026).

Dari hasil mediasi lintas sektor, diputuskan bahwa Joko tidak akan dievakuasi ke RSJ untuk saat ini, melainkan menjalani perawatan mandiri dengan pengawasan ketat.

​Diharapkan dengan adanya langkah medis yang tepat, kondisi kejiwaan Joko dapat lebih stabil sehingga ketertiban dan keamanan di wilayah pertigaan Rondo Kuning kembali kondusif. (ar/sam)