BOJONEGORO – Kecelakaan maut terjadi di jalur utama Bojonegoro-Babat, turut wilayah Desa Sobontoro, Kecamatan Balen, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu (24/12/2025) malam. Seorang petugas penyeberang jalan atau Supeltas meninggal dunia di lokasi kejadian setelah dihantam sepeda motor yang melaju kencang.
Insiden yang terjadi sekira pukul 18.55 WIB ini melibatkan sepeda motor Honda Vario dengan nomor polisi L 2789 UB yang dikendarai oleh Khoerudin Arzaq (21), warga Desa Sedeng, Kecamatan Kanor, dengan seorang pejalan kaki (Supeltas) bernama Ageng Bagus Santoso (28), warga Desa Suwaloh, Kecamatan Balen.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, IPDA Septian Nur Pratama, menjelaskan bahwa kejadian bermula saat sepeda motor Honda Vario melaju dari arah barat menuju ke timur. Berdasarkan keterangan saksi-saksi di lokasi, motor tersebut dipacu dengan kecepatan tinggi.
"Sesampainya di lokasi kejadian (TKP), ada saudara Ageng Bagus Santoso yang tengah menjalankan tugasnya mengatur lalu lintas di jalan tersebut. Karena kecepatan tinggi dan pengendara motor kurang konsentrasi, tabrakan tidak dapat terhindarkan," ujar IPDA Septian.
Akibat kerasnya benturan membuat Ageng Bagus Santoso mengalami luka serius dan dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian. Sementara itu, pengendara sepeda motor, Khoerudin Arzaq, mengalami luka-luka (LR).
"Korban meninggal dunia (MD) atas nama Ageng Bagus Santoso langsung dievakuasi ke RSUD Bojonegoro. Untuk pengendara motor juga sudah mendapatkan perawatan medis akibat luka yang diderita," tambah IPDA Septian.
Pihak Satlantas Polres Bojonegoro saat ini telah mengamankan barang bukti dan melakukan olah TKP guna penyelidikan lebih lanjut. IPDA Septian menghimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur padat dan pada jam-jam rawan.
"Kami menghimbau masyarakat untuk selalu konsentrasi saat berkendara dan mematuhi batas kecepatan. Kelalaian sesaat bisa berakibat fatal bagi diri sendiri maupun orang lain," pungkasnya. (sam)