BOJONEGORO - Kapolres AKBP Afrian Satya Permadi menyoroti pentingnya pengawasan orang tua terhadap anak dalam penggunaan media sosial dan perangkat digital. Hal ini ditegaskannya saat menghadiri pertemuan bersama tokoh lintas agama di Aula Kantor Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bojonegoro.

​Dalam kesempatan tersebut, AKBP Afrian menegaskan bahwa tantangan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) kini tidak hanya berada di dunia nyata, tetapi juga merambah ke ruang siber. Menurutnya, edukasi sejak dini menjadi kunci utama.

​"Kami menitipkan pesan kepada masyarakat agar memberikan edukasi kepada anak-anak terkait penggunaan media sosial dan ruang digital. Peran orang tua sangat penting dalam membatasi penggunaan smartphone di kalangan anak," ujar Afrian. Selasa (14/4/2026).

​Kapolres Afrian juga menambahkan, lingkungan yang aman dan kondusif harus diciptakan secara selaras, baik melalui interaksi langsung maupun aktivitas daring.

​"Menjaga keamanan dan ketertiban tidak hanya dilakukan di dunia nyata, tetapi juga di ruang digital. Kita harus bersama-sama menciptakan lingkungan yang kondusif di kedua ranah tersebut," imbuh Kapolres Afrian.

​Selain bicara soal digitalisasi, perwira dengan dua melati di pundak ini juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara kepolisian dan masyarakat.  Polres Bojonegoro sangat terbuka terhadap kritik dan saran dari warga demi meningkatkan pelayanan.

​"Apabila ada kendala atau permasalahan, lebih baik dikomunikasikan terlebih dahulu. Kami siap menerima saran, masukan, maupun kritik yang bersifat membangun," tegas Afrian.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua MUI Kabupaten Bojonegoro KH Alamul Huda, Kepala Kantor Kemenag Bojonegoro Amanulloh, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Bojonegoro Kusnandaka Tjatur Prasetijo, serta jajaran tokoh FKUB lainnya.

​Pertemuan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Polri, ulama, dan tokoh masyarakat untuk menjaga stabilitas wilayah Kabupaten Bojonegoro tetap aman dan harmonis. (ain)