BOJONEGORO – Seorang bapak di Kelurahan Jetak, Kecamatan Bojonegoro nekat bunuh diri dengan cara melompat ke Bengawan Solo yang tak jauh dari rumahnya.

Korban yang diketahui bernama Yarmanto (53) ditemukan tewas mengapung di bantaran Bengawan Solo persisnya di penyebrangan perahu Desa Sranak Kecamatan Trucuk, yang berjarak sekitar 8 kilometer dari titik awal kejadian. Korban diketahui keluar rumah hanya menggunakan sarung.

"Ditemukan oleh Petugas BPBD, sekitar 8 kilometer dari rumahnya. Sore tadi dievakuasi oleh petugas gabungan," ucap Kapolsek Bojonegoro, AKP Agus El Fauzi. Minggu (30/11/2025).

Ditambahkan oleh Kapolsek Bojonegoro kota, dari keterangan keluarga dan warga sekitar, korban diduga nekat menjeburkan diri ke Bengawan Solo pada dini hari.

“Korban sebelumnya sempat melakukan percobaan bunuh diri tapi tidak berhasil. Tapi Minggu dini hari tadi korban pamit ke belakang rumah, lalu diduga melompat ke Bengawan Solo yang berada tepat di belakang rumahnya,” ucap Kapolsek Agus El Fauzi.

Sementara itu, tim BPBD yang mendapat informasi langsung bergerak menuju lokasi siang tadi, sekitar pukul 14.00 WIB untuk pencarian. Upaya penyisiran dilakukan menggunakan perahu karet, menyusuri Bengawan Solo mulai dari wilayah Kelurahan Jetak hingga Desa Sranak.

“Korban ditemukan sore tadi dalam kondisi meninggal di sekitar tambangan sranak oleh rekan BPBD Bojonegoro" ujar Petugas BPBD, Agus Purnomo. Minggu (30/11/2025)

Jenazah kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Bojonegoro untuk dilakukan visum sebelum diserahkan ke keluarga duka.

Dalam proses pencarian dan penanganan, sejumlah unsur turut terlibat, di antaranya BPBD Bojonegoro, Polisi, Damkarmat, Satpol PP, perangkat desa, serta masyarakat setempat. (ar/sam)