BOJONEGORO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus menggerakkan ekonomi masyarakat dari akar rumput. Salah satunya melalui Gerakan Beternak Ayam Petelur Mandiri (GAYATRI), sebuah program inovatif yang dirancang untuk mencetak keluarga peternak mandiri berbasis potensi lokal.
Program tersebut resmi dibuka oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono di Balai Desa Pungpungan, Kecamatan Kalitidu, Senin (3/11). Sebanyak 125 keluarga penerima manfaat (KPM) di wilayah Kalitidu menjadi peserta dalam kegiatan pelatihan ini.
Melalui program GAYATRI, para peserta dibekali berbagai keterampilan praktis seputar budidaya ayam petelur, mulai dari manajemen kandang dan pakan, perawatan kesehatan ternak, hingga strategi pemasaran telur agar memberikan nilai ekonomi berkelanjutan bagi keluarga.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang bersemangat mengikuti kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa GAYATRI bukan sekadar program bantuan ternak, melainkan gerakan bersama menuju kemandirian ekonomi keluarga.
“Program ini sangat bermanfaat untuk mendorong ekonomi yang mandiri. Maka dari itu, materinya nanti harus benar-benar dipahami dengan baik oleh peserta. Jangan hanya sekadar ikut pelatihan, tapi praktikkan dan kembangkan,” pesan Bupati.
Bupati menambahkan, Pemkab Bojonegoro berkomitmen menghadirkan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang berakar dari potensi lokal. Menurutnya, pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur, tetapi juga dari seberapa kuat masyarakat mampu mengelola sumber daya di lingkungannya sendiri.
Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro yang turut hadir menjelaskan, program GAYATRI menjadi bagian dari rangkaian kegiatan serupa yang digelar di sejumlah kecamatan lain. Selain pelatihan, peserta akan mendapatkan pendampingan intensif agar usaha ternak ayam petelur dapat tumbuh mandiri dan produktif.
Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat tidak hanya memperoleh tambahan penghasilan, tetapi juga mampu memperkuat ketahanan pangan keluarga serta menumbuhkan jiwa kewirausahaan di sektor peternakan.