BOJONEGORO – Duka mendalam menyelimuti Desa Ngujo, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Seorang bocah kelas V sekolah dasar, AF (10), meregang nyawa secara tragis setelah tersengat aliran listrik saat memancing di sebuah kubangan tak jauh dari rumahnya, Sabtu (17/1/2026) sore.

Tawa dan keceriaan bocah-bocah yang tengah memancing mendadak berubah menjadi jerit kepanikan. AF, anak tunggal pasangan Arifin dan Hasanah, semula asyik melempar senar pancing bersama teman-temannya. Namun nahas, kail pancingnya tersangkut pada kabel listrik yang menjuntai rendah di atas kubangan.

Tak menyadari bahaya yang mengintai, korban berusaha melepaskan senar pancing tersebut dengan tangannya. Kabel listrik bertegangan tinggi itu ternyata dalam kondisi terkelupas. Seketika, aliran listrik menyambar tubuh kecil AF. Bocah malang itu terjatuh ke dalam kubangan dan tak lagi bergerak.

Melihat AF tersengat listrik, teman-temannya langsung berhamburan pulang sambil menangis histeris untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada warga. Tak lama kemudian, warga sekitar berbondong-bondong bersama polisi mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban.

Kapolsek Kalitidu AKP Saifudinuri membenarkan adanya peristiwa tragis tersebut.

“Iya benar, korban kesetrum kabel listrik yang terkelupas saat hendak mengambil senar pancing yang nyangkut,” ujarnya kepada suarasatu.com, Sabtu (17/1/2026) sore.

Hingga kini, polisi bersama perangkat desa masih berada di lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta meminta keterangan sejumlah saksi.

Sementara itu, tangis pecah di rumah duka yang berjarak sekitar 300 meter dari lokasi kejadian. Ibunda korban jatuh pingsan beberapa kali, tak kuasa menerima kenyataan pahit kehilangan anak semata wayangnya. (ar/sam)