BOJONEGORO — Banjir akibat luapan Sungai Tambakromo menerjang permukiman warga di Dusun Jajar, Desa Petak, Kecamatan Malo, pada Rabu (19/11/2025) sore. Tiga kepala keluarga terdampak, sementara jalan lingkungan sepanjang 50 meter tergenang air setinggi 20–30 sentimeter.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Bojonegoro, Agus Purnomo, membenarkan bahwa banjir luapan terjadi sekitar pukul 15.30 WIB.

“Informasi awal kami terima dari Satpol PP Kecamatan Malo bahwa telah terjadi banjir bandang luapan Sungai Tambakromo yang menggenangi permukiman warga Dusun Jajar,” ujar Agus.

BPBD Bojonegoro menerima laporan pada pukul 18.20 WIB dan langsung mengirimkan personel ke lokasi. “Personel berangkat dari Mako pukul 18.27 WIB dan tiba sekitar pukul 19.44 WIB untuk melakukan assessment dan pendataan,” jelas Agus.

Tiga rumah warga yang terdampak banjir luapan tersebut antara lain milik Munandar, Priwanto, dan M. Nur Kusriyanto. Meski terdapat genangan di jalan lingkungan, area persawahan dilaporkan aman tanpa dampak berarti.

Agus menambahkan bahwa banjir tersebut cepat surut. “Untuk saat ini banjir luapan sudah surut pada pukul 16.30 WIB,” terangnya.

BPBD mengimbau masyarakat tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem masih dapat memicu banjir susulan. (hil/sam)