BOJONEGORO– Sebuah papan reklame dan tiang kabel liatrik tegangan tinggi ambruk di pertigaan jembatan gelendeng, Bojonegoro, Rabu dini hari sekitar pukul 02.30 wib.  (8/4/2026).

Sebelum terjadi peristiwa yang menggegerkan masyarakat Desa Kalirejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, beberapa saksi dan hasil rekaman cctv, terlihat dua unit truk gandeng warna hijau yang melintas secara beruntun,  diduga menyenggol kabel listrik dan tiang reklame hingga roboh.

Truk Gandeng melintas dari arah Bojonegoro - Tuban. Foto : rekaman cctv. Rabu (8/4/2026)

Berdasarkan rekaman video di lokasi, peristiwa ini terjadi sekitar pukul 02:30 WIB. Truk gandeng yang melaju dari arah Bojonegoro menuju Tuban diduga memiliki muatan yang terlalu tinggi atau melaju terlalu menepi, sehingga tersangkut kabel listrik yang melintang di atas jalan.

" ​Tarikan beban truk mengakibatkan tiang reklame besar di sisi jalan roboh dan tersangkut di pepohonan. Sejumlah kabel listrik dan telekomunikasi juga terputus hingga menjuntai ke aspal, membahayakan pengguna jalan lainnya." tutur Imam salah satu warga setempat. Rabu (8/4/2026).

Dalam video yang beredar tersebut, warga yang berada di lokasi kejadian tampak berusaha mengejar dan menghentikan kendaraan lain untuk mencegah kecelakaan.

Dalam rekaman video sempat ada warga teriak kepada pengemudi truk lain di belakangnya untuk bertanya mengenai identitas pelaku yang nabrak.

​"Sopirnya terus lari ke arah utara Tuban. Itu kabel dan reklame sampai putus semua," ujar Yani salah satu warga dilokasi kejadian.

Papan Reklame Roboh. Foto : istimewa.

Akibat kejafian ini, beberapa dampak antara lain tiang reklame robohkabel bertegangan tinggi yang putus menutupi sebagian badan jalan, berisiko tersengat listrik bagi pengendara motor yang melintas.

Selain itu, kendaraan yang melintas harus ekstra waspada dan melaju pelan karena kondisi jalan yang gelap dan terhalang kabel.

Beberapa warga sekitar masih berjaga di lokasi untuk memberikan peringatan manual kepada pengendara yang melintas dari arah Kapas maupun Bojonegoro kota.

" Kami berharap PLN segera menuju lokasi untuk melakukan evakuasi kabel guna menghindari jatuhnya korban jiwa." ucap Yani.

​Pengendara yang akan melintasi jalur Jembatan Gelendeng arah Tuban diimbau untuk mencari jalur alternatif. (ain)