BOJONEGORO - Nasib nahas menimpa Teguh (63), seorang pensiunan guru di Desa Bakulan, Kecamatan Temayang, Bojonegoro. Korban tewas tersengat listrik saat sedang memangkas dahan pohon di depan rumahnya menggunakan galah besi.

​Peristiwa memilukan ini terjadi pada Rabu (15/4/2026) sekitar pukul 09.30 WIB. Korban diduga tidak menyadari ada kabel listrik bertegangan tinggi yang melintas di dekat dahan yang dipotong.

​Kapolsek Temayang, AKP Eko Suwanto, mengungkapkan kejadian bermula saat korban berniat merapikan pohon salam miliknya. Korban memangkas dahan dengan alat gergaji yang disambung menggunakan galah berbahan besi.

​"Ujung dahan yang dipotong tersangkut di kabel listrik terbuka bertegangan tinggi. Saat itulah korban langsung tersengat aliran listrik," ujar Eko saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).

​Warga yang melihat kejadian ini langsung berusaha menolong korban. Saat diturunkan dari pohon, korban dilaporkan masih dalam kondisi bernapas. Namun, nyawanya tidak tertolong saat dalam perjalanan menuju puskesmas.

​"Dalam perjalanan menuju Puskesmas Temayang, kondisi kesehatan korban menurun drastis hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis," jelas Eko.

​Dari hasil pemeriksaan luar oleh tim medis, ditemukan sejumlah luka bakar serius pada tubuh pria berusia 63 tahun tersebut.

​"Ditemukan luka bakar di bagian tangan, dada, serta lutut. Tidak ada tanda-tanda kekerasan. Korban murni meninggal dunia akibat tersengat aliran listrik," tegas Kapolsek Eko.

​Pihak keluarga korban menyatakan telah menerima kejadian ini sebagai musibah. Mereka menolak untuk dilakukan autopsi dan telah menandatangani surat pernyataan resmi.

​"Jenazah korban sudah kami serahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman," pungkasnya. (ain)