BOJONEGORO - Kecelakaan lalu lintas tunggal menimpa sebuah truk di jalur utama Bojonegoro-Padangan, tepatnya di wilayah Desa Mojosari, Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro pada Rabu malam, (1/4/2026).
Tragedi mengenaskan in terjadi sekitar pukul 23.30 WIB, mengejutkan warga sekitar dan pengguna jalan yang melintas, mengingat jalur tersebut merupakan akses vital penghubung antar kabupaten yang tetap ramai meski di jam malam.
Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi kejadian, kecelakaan melibatkan satu unit kendaraan truk dengan nomor polisi AD 8480 OY. Truk tersebut diketahui dikemudikan oleh Asrori, seorang pria berusia 53 tahun asal Desa Legowetan, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi.
Beruntung, meski kendaraan mengalami guncangan hebat hingga terjungkal, pengemudi dilaporkan dalam kondisi selamat dan tidak mengalami luka-luka yang berarti.
Peristiwa ini bermula saat truk melaju dengan kecepatan sedang dari arah timur menuju ke barat. Namun, setibanya di titik lokasi kejadian, laju kendaraan mulai tidak stabil. Berdasarkan keterangan sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi diduga kuat kehilangan konsentrasi atau mengalami kelelahan saat mengemudi. Kondisi ini menyebabkan kendaraan tiba-tiba oleng ke arah kiri hingga tidak dapat dikendalikan, yang kemudian berakhir dengan posisi truk terguling di sisi selatan jalan.
Meskipun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam insiden tersebut, truk yang terlibat mengalami kerusakan material yang cukup signifikan pada bagian bodi akibat benturan saat terguling.
Petugas lantas Polres Bojonegoro yang tiba di lokasi segera melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah terjadinya kemacetan, sembari menunggu proses evakuasi badan truk dari tepi jalan.
" Truk terguling, sopir selamat." Jelas Ipda Septian. Kamis (2/4/2026)
Pihak berwenang kembali mengimbau kepada seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan besar, agar selalu memastikan kondisi fisik dalam keadaan prima dan segera beristirahat jika merasa kantuk atau kurang konsentrasi guna menghindari risiko fatalitas di jalan raya. (ain).