BOJONEGORO – Penemuan tumpukan amunisi di Gua Lowo, Dusun Gua Lowo, Desa Sumberarum, Kecamatan Dander, memasuki tahap penyelidikan lanjutan. Aparat menemukan amunisi yang diduga masih aktif dan kondisinya terlihat baru, sehingga memunculkan dugaan bahwa benda berbahaya tersebut belum lama diletakkan di lokasi.
Kabag Ops Polres Bojonegoro, Kompol Sujono, mengatakan proses identifikasi sedang berlangsung untuk memastikan jenis dan kondisi amunisi yang ditemukan.
“Saat ini masih proses identifikasi,” ujarnya.
“Kalau dilihat dari karungnya itu masih baru, dan belum lama,” tambahnya, menegaskan dugaan kuat bahwa amunisi tersebut disimpan baru-baru ini.
Penemuan bermula ketika seorang warga masuk ke dalam gua untuk mengambil air, lalu melihat tumpukan karung mencurigakan. Setelah diperiksa, karung tersebut ternyata berisi amunisi dengan jumlah cukup banyak.
“Jadi awalnya ada seseorang yang mau ambil air di gua itu untuk sesuatu, terus nemu tumpukan amunisi ditutupi karung,” jelas Kompol Sujono.
Menindaklanjuti laporan, aparat langsung melaksanakan olah TKP dan penyisiran area gua. Kegiatan dimulai pukul 11.00 WIB dengan melibatkan Inavis Polda Jatim dan tim Jibom Brimob Polda Jatim untuk memastikan keamanan dan memeriksa potensi bahaya dari amunisi yang diduga masih aktif tersebut. Petugas juga menggunakan alat untuk mengecek kualitas udara di dalam gua.
“Proses penyisiran dan olah TKP tadi dimulai jam 11.00 melibatkan Inavis Polda Jatim dan Jibom Brimob Polda Jatim menggunakan alat tes udara guna melihat oksigen di dalam gua beracun atau tidak,” terangnya.
Amunisi itu berada di kedalaman sekitar 10 meter dari mulut gua. Hingga kini, penyidik masih menelusuri asal-usul, waktu penempatan, serta kemungkinan motif di balik penyimpanan amunisi aktif tersebut.