BOJONEGORO – Jagat media sosial di Bojonegoro dihebohkan dengan aksi polos empat sekawan yang mendatangi Toko Emas Gajah di Jl. Trunojoyo No.39, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro, Sabtu (31/01/2026). Pasalnya, mereka bermaksud menjual sebuah batu besar yang mereka yakini sebagai batu giok berharga.

Peristiwa yang terjadi di kawasan Kelurahan Kadipaten ini mendadak jadi sorotan netizen setelah video mereka beredar luas. Meski sempat membuat heboh, ternyata batu yang dibawa anak-anak tersebut bukanlah batu mulia, melainkan hanya batu jalanan biasa.

Penanggung jawab Toko Emas Gajah, Muspita, membenarkan kejadian unik yang berlangsung pada Sabtu (31/01/2026) lalu. Menurutnya, aksi keempat bocah tersebut sempat menjadi hiburan bagi para karyawan toko karena kepolosan mereka.

"Benar mas, kemarin ada empat anak ke sini bawa batu yang dianggap giok. Karena sudah dicek oleh karyawan ternyata hanya batu biasa, jadi kami video," ujar Muspita saat dikonfirmasi, (02/02/2026).

Sementara itu, Fitri, salah satu karyawan toko yang melayani anak-anak tersebut, menjelaskan bahwa mereka mendapatkan batu itu dari orang lain. Karena melihat ada kilauan mirip kristal, mereka berharap batu tersebut bernilai tinggi jika dijual ke toko emas.

"Kemarin saya tanya, katanya batu itu dikasih orang. Karena mereka merasa di batu itu ada serpihan warna kristal, jadi mereka berniat menjualnya," ungkap Fitri.

Meski harus pulang dengan tangan hampa, aksi jujur dan polos anak-anak ini justru menuai tanggapan lucu netizen diakun soasial media wartabromo.

"Dia adalah cucu CEO perusahaaan terbesar di guangdong yang hilang sejak kecil," pungkas komentar akun zilldzalaha. (hil)