BOJONEGORO – Kisah pilu Ainur Rohma (31), ibu dua anak asal Desa Pasinan RT 17 RW 09, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial TikTok. Ainur nekat mendatangi kediaman Purnomo di Kabupaten Lamongan dengan niat menitipkan kedua anaknya karena terlilit persoalan ekonomi.
Ainur Rohma, wanita kelahiran 1994, mengungkapkan bahwa dirinya pernah bekerja di Malaysia dan menikah secara siri. Dari pernikahan tersebut, ia dikaruniai dua anak perempuan yang kini masih balita. Kepulangannya ke Bojonegoro dipicu kondisi salah satu anaknya yang menderita katarak dan membutuhkan pengobatan.
“Anak saya sakit katarak dan harus berobat, makanya saya pulang ke Bojonegoro,” ujar Ainur Rohma.
Di tengah kondisi tersebut, Ainur mengaku terlilit utang sekitar Rp7 juta untuk memenuhi kebutuhan hidup dan biaya pengobatan. Ia berniat menitipkan kedua anaknya lantaran ingin kembali bekerja demi melunasi utang dan mencukupi kebutuhan keluarga.
“Saya sebenarnya tidak tega meninggalkan anak-anak. Tapi saya ingin bekerja supaya bisa bayar utang,” tuturnya.
Ainur juga menyampaikan bahwa kedua orang tuanya sudah lanjut usia sehingga tidak mampu memberikan bantuan maksimal. Sementara itu, suaminya yang berada di Malaysia disebut telah menghilang tanpa kabar dan tidak lagi memberi nafkah.
“Orang tua saya sudah sepuh, uami saya juga sudah lama tidak ada kabar di Malaysia,” ungkapnya.
Kisah Ainur menjadi perhatian publik setelah Purnomo, seorang anggota kepolisian asal Kabupaten Lamongan, mengunggah video permohonan bantuan melalui akun TikTok pribadinya. Dalam video tersebut, ia meminta perhatian Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dan masyarakat agar membantu mencarikan solusi bagi Ainur Rohma.
“Buat Bupati Bojonegoro, buat Pemerintah Bojonegoro, buat orang-orang baik di Bojonegoro, tolong dibantu Mbak Ainur Rohma, mudah-mudahan ada solusi terbaik buat Mbak Ainur Rohma,” ujar Purnomo dalam video tersebut.
Video itu pun viral dan menuai beragam komentar dari warganet. Salah satu akun, @Mascho_88, menyoroti keberadaan wakil rakyat dari desa asal Ainur. “Pasinan ada anggota DPRD kabupaten lho Pak Pur, bahkan ada dua yang jadi anggota dewan dari Desa Pasinan, mudah-mudahan masuk video beliau-beliau,” tulisnya.
Komentar lain datang dari akun @k@k pha Al-barnawy yang menyebut, “Tonggone Ketua DPR Bojonegoro Pak Umar pak.”
Hingga kini, kisah Ainur Rohma masih menjadi perhatian luas. Warganet berharap adanya langkah nyata dari pemerintah daerah maupun para wakil rakyat agar ibu muda tersebut dan kedua anaknya mendapatkan pendampingan serta solusi yang berkelanjutan. (sam)