BOJONEGORO – Warga Desa Simbatan, Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro beberapa hari lalu di hebohkan adanya sebuah mobil Daihatsu Xenia mendadak “parkir” di atas tanggul pinggir jalan PUK Sumberejo -Kanor,persisnya di Desa Simbatan , Senin (12/01). Peristiwa ini ternyata tak sedikit warga yang menghubungkan dengan mistis.

Jalan ini memang selama ini dikenal rawan kecelakaan, Mobil Xenia warna silver ini banyak warga yang mengetahui berjalan dengan kecepatan normal dari arah selatan, tiba-tiba kehilangan kendali hingga terperosok di atas tanggul jalan, tepat sebarang depan sebuah Mushola.

Pengemudi mobil Xenia itu berprofesi sebagai guru di wilayah Sumberwangi yang enggan disebutkan namanya, mengaku dan bersikeras bahwa insiden yang terjadi bukan disebabkan kelalaian.

“Saya tidak main handphone. Waktu itu saya melihat seperti ada keramaian orang di jalan. Saya refleks menghindar dengan banting setir ke timur,” ucap Pak Guru.

Sementara itu, Mutasam (77), warga setempat yang menjadi saksi mata kecelakaan tunggal itu, menuturkan bahwa kejadian itu berlangsung begitu cepat dan nyaris merenggut korban jiwa.

“Mobil dari selatan jalannya biasa saja. Tiba-tiba ada pengendara motor dari arah utara, mobil langsung banting setir. Untung tidak menabrak motor. Di depan juga cuma jarak sekitar dua meter ada orang cari rumput, alhamdulillah semuanya selamat,” ujar Mutasam kepada suarasatu.com, Rabu (14/01/2025).

Mbah Mutasam juga menuturkan , peristiwa aneh bukan yang pertama terjadi jalan sekitar perbatasan desa ini. Ia mengaku, lokasi itu kerap menjadi lokasi peristiwa aneh yang sulit dijelaskan secara logika.

“Kejadian seperti ini sudah sering. Banyak pengendara katanya melihat keanehan, seperti anak-anak ramai di jalan. Padahal di lokasi itu tidak ada satu pun anak kecil,” tutur Mbah Mutasam.

Kesaksian serupa juga datang dari Manheri, warga Kanor yang pernah mengalami kejadian misterius di lokasi serupa pada tahun lalu.

“Saya dulu tertabrak motor saat menyeberang. Kata pemotornya, dia tidak melihat saya sama sekali,” ujar Manheri.

Konon menurut cerita banyak orang, lokasi yang sering terjadi laka lantas, dikenal sebagai pos pembantaian belasan orang saat tahun 1965. Wilayah itu merupakan tempat yang sejak lama menyimpan banyak cerita kelam dan misteri.

Hingga kini, misteri seringnya laka di lokasi perbatasan Desa Simbatan dan Pesen ini masih hangat menjadi perbincangan warga. Bahkan ada cerita keberadaan pos pembantaian 15 orang zaman Gestapu di masa lalu diyakini sebagian masyarakat menyimpan energi kelam yang masih menyisakan jejak rekam hingga sekarang.

Setiap kejadian kecelakaan atau peristiwa ganjil di sekitar lokasi itu, selalu dibarengi cerita seram dari para korban, mulai dari penampakan anak-anak, kerumunan orang tak kasat mata, hingga sosok misterius yang seolah melintas di sepanjang jalan depan tempat ibadah. (hil)