BOJONEGORO - Kecelakaan adu banteng melibatkan dua kendaraan raksasa terjadi di jalur maut Padangan - Ngawi, tepatnya di Desa Meduri, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Senin (15/6/2026) pagi. Insiden ini dipicu oleh aksi nekat salah satu truk trailer yang nekat menyalip di kondisi jalan menanjak dan menikung tajam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 05.30 WIB ini melibatkan truk Trailer Gas Hino bernomor polisi S 8994 UG yang dikemudikan Andik Gunanto (37), warga setempat, dan Trailer Box Foton bernomor polisi L 8894 UDA yang disopiri oleh Ady Herbanu (34), pria asal Kota Malang.
Kanit Laka Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian menjelaskan bahwa petaka bermula saat truk box Foton melaju dari arah utara ke selatan dengan kecepatan sedang. Setibanya di lokasi kejadian yang memiliki kontur jalan menanjak dan marka garis lurus tanpa putus, sang sopir nekat mengambil lajur kanan untuk mendahului sebuah tronton semen di depannya. Tragisnya, pandangan sopir terhalang karena kondisi jalan di depan yang langsung menikung ke kiri.
"Truk kontainer (Foton) ini memaksakan mendahului di marka lurus, padahal posisinya jalan menanjak dan di depannya itu tikungan tajam. Di saat yang sama, dari arah berlawanan muncul truk trailer gas. Karena jarak sudah terlalu dekat dan ruang gerak sempit, benturan keras di bagian depan kedua kendaraan tidak terhindarkan," ujar Ipda Septian saat dikonfirmasi, Senin (15/6/2026).
Beruntung, meski bagian depan kedua kendaraan besar tersebut ringsek parah akibat hantaman yang begitu kuat, mukjizat masih memayungi kedua pengemudi. Polisi memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden fajar tersebut.
"Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Kedua sopir dalam kondisi selamat dan sehat, hanya shock. Namun, kerugian material akibat kerusakan kendaraan cukup besar," pungkas Ipda Septian.
Akibat kecelakaan ini, arus lalu lintas di jalur penghubung Bojonegoro - Ngawi sempat mengalami tersendat lantaran bodi kedua truk raksasa tersebut menutup sebagian badan jalan. Petugas kepolisian yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi kendaraan agar jalur utama tersebut bisa kembali dilalui dengan normal. (hil)