BOJONEGORO – Menandai tepat satu tahun masa kepemimpinan Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro melakukan langkah strategis berupa penataan organisasi.
Langkah ini diwujudkan melalui pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan puluhan pejabat administrator serta pengawas pada Jumat malam (20/2/2026).
Prosesi pelantikan yang berlangsung khidmat di Ruang Prasmanan Rumah Dinas Bupati Bojonegoro ini didasarkan pada Keputusan Bupati Bojonegoro Nomor 821.2/031/412.301/2026 dan Nomor 821.2/032/412.301/2026.

Mutasi jabatan ini menyasar puluhan ASN (Aparatur Sipil Negara) yang menempati posisi strategis di berbagai instansi, mulai dari tingkat Dinas, Badan, hingga Pemerintah Kecamatan. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk evaluasi kinerja sekaligus penyegaran organisasi demi memperkuat tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bojonegoro.
Beberapa pergeseran posisi penting dalam pelantikan kali ini meliputi,
Alit Saksama Purnayoga: Sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo), kini dipercaya mengemban amanah baru sebagai Camat Sukosewu.
Setiyo Budi Wibowo, Mantan Kepala Bidang Pengelolaan Pasar pada Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Mikro, kini mengisi posisi Sekretaris Dinas Kominfo.
Muamar Farat, berpindah tugas dari Sekretaris Kecamatan Bojonegoro menjadi Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).
Yuseriza Anugerah Leksana, kini menjabat sebagai Kepala Bidang Sarana, Prasarana, dan Perlindungan Tanaman pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian.
Radityo Bismoko, sebelumnya menjabat Sekretaris Kecamatan Kedewan, kini dipercaya sebagai Kepala Bidang Air Baku Irigasi di Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air.
Iwan Maulana, menempati posisi baru sebagai Kepala Bidang Jalan di Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang.
Nafiatin Ni’mah dilantik sebagai Kepala Bidang Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial pada Dinas Sosial.
Eka Puspitasari mengemban jabatan baru sebagai Sekretaris Kecamatan Balen.
Langkah mutasi ini diharapkan mampu membawa energi baru dalam struktur pemerintahan daerah. Fokus utama dari penataan ini adalah untuk memastikan program-program strategis Bupati Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah dapat berjalan lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat di tahun kedua kepemimpinan mereka.
" Dengan adanya wajah-wajah baru di posisi strategis, Pemkab Bojonegoro berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik dan percepatan pembangunan di seluruh sektor," ucap Bupati Setyo Wahono. (Ar/Sam).