TUBAN – Suasana khidmat menyelimuti Bumi Wali saat ratusan umat Kristiani di Kabupaten Tuban melaksanakan rangkaian ibadah Jumat Agung dengan rasa aman dan penuh kedamaian.
Guna menjamin kelancaran momen sakral peringatan wafatnya Yesus Kristus tersebut, Polres Tuban mengerahkan pengamanan ketat di sejumlah gereja strategis sejak Jumat (03/04) hingga rangkaian Sabtu Suci hari ini.
Sejumlah rumah ibadah besar seperti Gereja Katolik Santo Petrus, Gereja Kristen Jawa (GKJ), dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) tampak dipadati jemaat yang larut dalam renungan tentang pengorbanan dan kasih.
"Sebanyak 146 personel gabungan dari Polres hingga Polsek jajaran diterjunkan langsung ke lapangan. Strategi pengamanan dilakukan secara presisi dengan menempatkan 5 hingga 9 personel di setiap titik gereja di bawah komando perwira pengendali wilayah." tegas AKBP Alaiddin.
Tak hanya berhenti pada Jumat Agung, pengamanan masih terus berlanjut pada Sabtu (04/04) sore ini. Kapolres Alaiddin memaparkan bahwa perhatian diberikan pada empat gereja yang menggelar ibadah Sabtu Suci, yakni GKI di Jalan Yos Sudarso, GKJ di Jalan Basuki Rahmat, Gereja Katolik Santo Petrus di Jalan Panglima Sudirman, serta Gereja Santo Yoseph di wilayah Jatirogo.
Langkah antisipatif dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengaturan arus lalu lintas yang humanis, patroli rutin di zona rawan kamtibmas, hingga sterilisasi area gereja oleh Satuan Samapta sebelum jemaat tiba di lokasi untuk memastikan tidak ada gangguan sekecil apapun.
Dedikasi petugas di lapangan ini membuahkan hasil manis dengan terciptanya situasi yang sangat kondusif. Keberhasilan pengamanan ini bukan sekadar tentang prosedur kepolisian, melainkan juga menjadi potret nyata kuatnya harmoni dan toleransi antarumat beragama yang terjaga erat di tengah masyarakat Tuban.
Hingga saat ini, seluruh rangkaian ibadah berjalan tertib, membuktikan bahwa semangat saling menjaga tetap menjadi fondasi utama kehidupan bermasyarakat di wilayah tersebut. (ain)