TUBAN - Sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang petani "terbang" menggunakan drone pertanian berukuran besar viral di media sosial. Peristiwa unik yang terjadi di Desa Sembungrejo, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, ini sontak menyita perhatian warganet.

​Dalam rekaman video amatir tersebut, seorang pria tampak tenang berdiri di atas drone yang sedang mengudara. Drone tersebut mampu mengangkat tubuh petani itu hingga ketinggian sekitar 15 meter dari permukaan tanah dan menempuh jarak hingga satu kilometer dalam satu kali penerbangan.

​Petani dalam video tersebut diketahui bernama Daeman (53), warga asal Kabupaten Jombang. Saat dikonfirmasi, Daeman mengakui bahwa aksi terbangnya itu awalnya hanyalah konten iseng yang direkam tiga hari lalu.

​"Awalnya kita kan hanya konten, Pak. Itu aja sih," ujar Daeman saat ditemui awak media, Rabu (8/7/2026).

​Namun, di balik aksi viral yang mengundang decak kagum tersebut, drone berdaya angkut hingga 150 kilogram itu memiliki fungsi yang sangat vital bagi kegiatan pertaniannya. Daeman mengaku memanfaatkan teknologi tersebut untuk mengangkut kebutuhan operasional sehari-hari, mulai dari bibit pisang Cavendish, pupuk organik, hingga rumput dari lahan pertanian.

​Penggunaan teknologi canggih ini dipilih karena akses menuju lahan garapannya sulit dilalui kendaraan bermotor. Ia menyebut drone ini menjadi solusi jitu untuk memangkas waktu dan tenaga.

​"100 kilo pupuk sama pisang. Oh satu baterai kalau jarak 1 kilo sudah 3 kali-an (bisa mengangkut). Akses, Pak. Ini itu ada tambak nggak bisa, jalan motor nggak bisa. Sangat efektif. Kan hanya perjalanan berapa menit," ungkapnya.

​Daeman menambahkan, inovasi penggunaan drone ini baru ia terapkan tahun ini. Meski kini aksinya viral dan memicu ketertarikan warga, ia mengaku belum berencana untuk menyewakan alat tersebut kepada pihak lain.

​"Baru tahun ini. nggak disewakan," tegasnya.

​Kini, aksi Daeman tak sekadar menjadi hiburan di media sosial. Inovasi tersebut justru memotivasi petani setempat untuk mulai melirik penggunaan teknologi modern sebagai penunjang aktivitas pertanian demi efisiensi kerja di lahan mereka. (ain)