BOJONEGORO - Hujan berintensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro pada Senin (23/2/2026) sore memicu bencana tanah longsor di Dusun Kedungnongko. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.00 WIB ini mengakibatkan tiga rumah milik Sardji (69), Diran (50), dan Teguh Suparmin (57) mengalami kerusakan dengan total kerugian materiil ditaksir mencapai Rp12 juta.

​Bencana ini bermula dari hujan deras yang melanda wilayah setempat sejak pukul 15.00 WIB, yang menyebabkan tebing di sekitar permukiman warga kehilangan kestabilan hingga menimpa bangunan rumah. Berdasarkan hasil pendataan, kerusakan rumah Sardji masuk kategori sedang dengan nilai kerugian Rp7 juta, sementara rumah Diran dan Teguh Suparmin mengalami kerusakan ringan dengan nilai kerugian masing-masing Rp2,5 juta.

​Merespons kejadian tersebut, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Heru Wicaksi, menyatakan bahwa pihaknya telah bergerak cepat untuk berkoordinasi dengan pihak terkait.

​“Tim gabungan telah turun ke lokasi untuk asesmen dan memastikan kondisi warga terdampak. Untuk sementara, warga kami imbau menempati bagian rumah yang aman atau mengungsi ke rumah kerabat,” ujar Heru pada Selasa (24/2/2026).

​Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, BPBD Bojonegoro juga menekankan pentingnya kewaspadaan bagi masyarakat yang tinggal di zona rawan longsor atau area perbukitan. Heru menambahkan bahwa respons cepat dari masyarakat sangat dibutuhkan dalam situasi darurat seperti ini.

​“Apabila terjadi hujan dengan durasi lama dan intensitas tinggi, warga diharapkan segera melakukan langkah antisipasi dan melapor kepada perangkat desa atau petugas terdekat,” pungkas Heru. (Ar/sam)