BOJONEGORO - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro mewajibkan para calon kepala sekolah untuk menandatangani komitmen kerja yang ketat sebagai syarat menduduki jabatan definitif.
Dalam apel ASN, Wakil Bupati Nurul Azizah menegaskan bahwa sebanyak 214 calon kepala SD dan SMP harus sanggup mengemban misi menuntaskan persoalan 5.610 anak tidak sekolah di wilayah tersebut. Jika target yang ditentukan tidak tercapai, para pendidik ini harus siap untuk mengundurkan diri atau menerima sanksi demosi dari jabatannya.
"Ada target yang harus dicapai. Mereka harus siap berkomitmen. Jika tidak sanggup, lebih baik mengundurkan diri sejak awal," tegas Nurul Azizah. Rabu (8/4/2026).
Langkah strategis ini diambil agar setiap pemimpin di satuan pendidikan memiliki tanggung jawab yang jelas dan terukur. Sektor pendidikan formal dianggap sebagai garda terdepan dalam menyelamatkan masa depan anak-anak Bojonegoro dari risiko putus sekolah yang masih cukup tinggi.
Selain menekan tanggung jawab para kepala sekolah, Wakil Bupati juga menyoroti pentingnya sinergi antara sekolah dan lingkungan keluarga. Orang tua diminta lebih aktif mengawasi tumbuh kembang anak guna membendung pengaruh gaya hidup konsumtif serta penggunaan seluler yang berlebihan.
"Orang tua harus memberikan pembinaan kepada anak-anaknya. Jangan dibiarkan tanpa kontrol. Anak-anak perlu diajari hidup sederhana, bekerja keras, dan memahami bahwa mencari uang itu tidak mudah." Imbuh Nurul Azizah.
Menutup arahannya, Wabup Nurul mengajak para orang tua untuk konsisten menanamkan nilai kemandirian dan kedisiplinan sejak dini. Ia mengingatkan bahwa sebagai orang tua, mereka memiliki peran penting dalam membentuk anak agar menjadi pribadi yang berharga dan bertanggung jawab.
"Dalam setiap langkah, jangan lupa berdoa. Karena hidup adalah perjuangan, dan doa menjadi kekuatan bagi kita semua," pungkas wabup asli Bojonegoro.
Sinergi antara komitmen pimpinan sekolah dan pengawasan orang tua diharapkan menjadi solusi menyeluruh bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Bojonegoro. (ain)