BOJONEGORO - Suasana haru menyelimuti pemberangkatan ribuan calon jemaah haji asal Kabupaten Bojonegoro, Jumat (1/5/2026). Isak tangis bahagia dan lantunan doa dari keluarga pengantar pecah saat bus yang membawa para tamu Allah tersebut mulai meninggalkan lokasi pemberangkatan menuju Asrama Haji.
Pemberangkatan ini dilepas langsung oleh Bupati Bojonegoro Setyo Wahono bersama Wakil Bupati Nurul Azizah dan jajaran Forkopimda.
Dalam sambutannya, Bupati Setyo Wahono menekankan bahwa perjalanan menuju Baitullah adalah perjalanan hati. Ia meminta para jemaah untuk menjaga keteguhan iman selama berada di Arab Saudi.
"Ibadah haji bukan hanya perjalanan fisik, namun perjalanan spiritual tentang keimanan dan ketaqwaan," ujar Setyo Wahono di hadapan para jemaah.
Ia juga mewanti-wanti agar para jemaah meluruskan niat sejak awal keberangkatan agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan mabrur.
"Selamat menunaikan ibadah haji. Luruskan niat karena Allah SWT, jalani dengan penuh keikhlasan, serta patuhi dan taati seluruh aturan selama di Tanah Suci," tambahnya.

Tak hanya kepada jemaah, Setyo Wahono juga memberikan pesan menohok kepada para petugas haji yang mendampingi. Ia meminta pelayanan maksimal diberikan, mengingat medan ibadah haji yang menguras energi.
"Kami menitipkan kepada para petugas haji untuk bisa membina dan melayani dengan penuh tanggung jawab serta kesabaran," tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Bojonegoro berharap sinergi antara petugas dan jemaah dapat memastikan seluruh rukun haji terlaksana dengan sempurna.
"Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan, kelancaran, dan kemudahan dalam setiap langkah ibadah, hingga kembali ke tanah air dengan membawa predikat haji yang mabrur," pungkas Setyo.
Pantauan di lokasi, hingga bus terakhir diberangkatkan, para keluarga masih tampak melambaikan tangan dengan mata berkaca-kaca, mengiringi keberangkatan sanak saudara mereka menuju tanah suci Mekkah dan Madinah.(ain)