TUBAN - Peringatan Hari Buruh Sedunia atau Mayday 2026 di Kabupaten Tuban diwarnai dengan pemberian apresiasi bagi dunia industri. Sebanyak 33 perusahaan di Bumi Wali berhasil menyabet penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dari Gubernur Jawa Timur.

​Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Daerah Tuban, Budi Wiyana, di halaman Pemkab Tuban, Jumat (1/5). Acara yang mengusung tema “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” ini berjalan kondusif dengan pengamanan ketat dari unsur TNI dan Polri.

​Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Kabupaten Tuban, Rohman Ubaid, mendampingi penyerahan penghargaan yang dibagi ke dalam tiga kategori utama. Menariknya, beberapa perusahaan berhasil memborong lebih dari satu kategori sekaligus.

​Berikut rincian distribusi penghargaan K3 di Tuban, Zero Accident Award (ZAA): 31 Perusahaan. Program Pencegahan HIV/AIDS (P2HIV/AIDS): 9 Perusahaan ​Penanggulangan Tuberkulosis (P2TB): 6 Perusahaan.

​Tak hanya pemberian penghargaan, momen Mayday ini juga diisi dengan penyerahan santunan jaminan kecelakaan kerja oleh BPJS Ketenagakerjaan. Santunan senilai masing-masing Rp168.419.200 diberikan kepada ahli waris dari dua pekerja yang gugur dalam tugas, yakniKeluarga Moh. Rifa’i (PT Tasha Indonesia).

​Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, memberikan apresiasi kepada seluruh elemen serikat pekerja. Pria yang akrab disapa Mas Lindra ini menilai aksi penyampaian aspirasi di Tuban dilakukan dengan cara yang elegan dan konstruktif.

​“Saya mengucapkan terima kasih kepada teman-teman buruh yang telah memberikan contoh teladan dalam menyampaikan aspirasi secara baik dan tertib. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi semua pihak dalam menyampaikan aspirasi secara konstruktif,” ujar Mas Lindra dalam keterangannya, Sabtu(2/5).

​Lindra juga berterima kasih kepada jajaran Polres Tuban dan TNI yang memastikan rangkaian acara, mulai dari upacara hingga audiensi dengan serikat pekerja, berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

​Melalui jargon “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”, Pemkab Tuban berkomitmen untuk terus membuka ruang dialog bagi buruh demi menjaga iklim investasi dan kesejahteraan tenaga kerja di wilayah tersebut. (hil/fif)