BOJONEGORO - Kecelakaan maut terjadi di Lisman, turut wilayah Desa Ngampel, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro. Sebuah sepeda motor ditabrak dari belakang oleh truk misterius yang langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Akibat peristiwa ini, pengendara motor dilaporkan tewas di tempat.

​Insiden tragis ini terjadi pada Selasa (23/6/2026) dini hari, sekitar pukul 00.30 WIB. Korban diketahui bernama Bhilda Aris Batoro (46), seorang karyawan swasta asal Desa Ngumpakdalem, Kecamatan Dander, Bojonegoro. Saat itu, korban sedang mengendarai sepeda motor Honda Supra dengan nomor polisi S-5925-AD.

​Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi kejadian, kecelakaan bermula ketika sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah selatan menuju ke utara. Sesampainya di perempatan Lisman, korban menghentikan kendaraannya karena lampu lalu lintas (traffic light) menyala merah.

​Namun nahas, saat korban sedang berhenti mematuhi rambu lalu lintas, tiba-tiba dari arah yang sama di belakangnya melaju sebuah kendaraan truk yang tidak diketahui identitasnya. Truk tersebut langsung menghantam sepeda motor korban dengan keras dari belakang.

​Kanit Gakkum Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Septian, membenarkan adanya peristiwa kecelakaan tabrak lari yang mengakibatkan satu korban jiwa tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memburu keberadaan pengemudi truk misterius tersebut.

​"Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di TKP. Korban ditabrak dari belakang saat posisi sedang berhenti di lampu merah oleh kendaraan truk yang hingga kini belum diketahui identitasnya karena langsung meninggalkan lokasi setelah kejadian. Kami masih melakukan penyelidikan, memeriksa saksi-saksi, dan mengumpulkan bukti di lapangan untuk melacak keberadaan truk tersebut," ujar Ipda Septian saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).

​Setelah kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Jenazah korban kemudian dievakuasi ke rumah sakit terdekat, sementara kendaraan milik korban yang mengalami kerusakan diamankan oleh petugas sebagai barang bukti.(hil)