BOJONEGORO - SMAN 2 Taruna Pamong Praja Jawa Timur di Bojonegoro kini resmi memiliki nakhoda baru. Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur (Dindik Jatim) Aries Agung Paewai menunjuk Muhadi Prayitno untuk memimpin sekolah berasrama tersebut, menggantikan pejabat sebelumnya, Sumarmin, yang telah memasuki masa purna tugas.

​Penunjukan Muhadi tidak didapat dengan mudah. Ia harus melalui serangkaian seleksi ketat yang menguji integritas, mulai dari rekam jejak, pemaparan gagasan, tes wawancara, studi kasus, hingga observasi lapangan atau tahap pantukhir sebelum akhirnya resmi dilantik di Bojonegoro pada Sabtu (8/8).

​Sekolah kedinasan yang memadukan kurikulum nasional, pelatihan fisik bersama TNI AD, serta ilmu kepamongprajaan dari IPDN ini menuntut kepemimpinan yang adaptif. Di bawah komando Muhadi, tantangan besar langsung menanti, terutama dalam meramu keseimbangan antara prestasi akademik dan pembinaan karakter tanpa celah kekerasan.

​"Jadikan sekolah ini rumah belajar yang aman dan membanggakan. Kedisiplinan harus dibangun dengan ketegasan yang mendidik dan kasih sayang," ujar Kepala Dindik Jatim Aries Agung Paewai, Selasa (11/8/2026).

​Aries menekankan agar praktik perundungan dilarang keras di lingkungan asrama. Muhadi dituntut mampu menerapkan pola asuh yang humanis sekaligus memperkuat modernisasi digital dalam sistem pembelajaran.

​Langkah digitalisasi dan penguatan mutu ini dipatok untuk mencapai target besar, yakni mendongkrak tingkat kelulusan taruna agar semakin banyak alumni yang lolos ke perguruan tinggi negeri, institusi militer, kepolisian, maupun sekolah kedinasan. Sinergi lintas instansi juga akan terus dikawal ketat guna melahirkan generasi muda tangguh beretika pelayanan publik.